Develop TB Elektronik BHUTAN...... part 1

Salah satu programmer lepas (freelance) Info Kunci mendapat kesempatan berharga, karena mendapat pekerjaan dari WHO Indonesia untuk mengembangkan sistem Pencatatan dan Pelaporan Tuberkulosis di Negara Bhutan.
Berikut kisah perjalanan Dadang Supriyadi sang Programmer Lepas (Freelance) Info Kunci tersebut.
Saya mendapat pekerjaan dari WHO Indonesia untuk membuat sistem pencatatan dan pelaporan Tuberkulosis di negara Bhutan. Saya mulai berangkat 20 Oktober 2010 dan kembali ke Indonesia 01 November 2010.
----------------------------------
Perjalanan saya di mulai dari Jakarta ke Bangkok, tanggal 20 Oktober 2010 dengan Thai Airlines. Sampai di  Bandara Bangkok, kesan yang terasa oleh saya, bahwa Bandara Bangkok itu besar, mungkin lebih besar dari Terminal 2 Soekarno-Hatta, semua informasi mudah di dapat melalui Digital Billboard baik ukuran besar maupun sedang yang terdapat hampir di setiap penjuru. Saat pemeriksaan Imigrasi, semua counter (mungkin lebih dari 15) buka, memudahkan dan membuat cepat pemeriksaan Imigrasi.
 

Karena saya dan rekan dari WHO (bpk Dr. Frangky Loprang) sudah booking hotel di bangkok (booking  dari jakarta via agoda...heheheh) gak perlu deh cari taksi, karena ada fasilitas jemputan dari hotel. Saya harus menginap di Bangkok 1 malam, karena penerbangan ke Bhutan hanya 1 hari. dan baru esok hari saya berangkat ke Bhutan.
 Mendarat di Thailand
    
                                                         
Di Hotel Saat Transit di Bangkok

lanjut deh ceritanya........
Esok harinya berangkat ke Bhutan dengan pesawat DrukAir.
Selama di pesawat, saya perhatikan penumpang  pesawat tersebut banyak wisatawan (jadi terbayang, informasi teman, bahwa Bhutan tempat yang indah) di pesawat itu cuma saya dan rekan saya aja yang berasal dari Indonesia. saat hampir mendarat di Airport Bhutan, kami di suguhkan pemandangan indah, pesawat meliuk-liuk terbang rendah di antara pegunungan..... dhasyat pemandangannya...... pilotnya dah biasa kali ya terbang diantara gunung-gunung..... saat mendarat pun soft banget..... padahal landasannya terbilang pendek.
begitu keluar dari pesawat gak lupa untuk foto walaupun udara dingin langsung menyapa tubuh niy....
Mendarat di Airport Bhutan
Dadang Supriyadi di Bandara Thimpu Bhutan


Begitu sampai di Airport Bhutan, di jemput oleh WHO Bhutan, dan langsung menuju hotel.........

cerita berlanjut ke-part 2 klik disini